Kubu Jokowi Nilai Prabowo Delegitimasi Penyelenggara Pemilu Soal Lebaran Di TPS

Kubu Jokowi Nilai Prabowo Delegitimasi Penyelenggara Pemilu Soal Lebaran Di TPS

Kubu Jokowi Nilai Prabowo Delegitimasi Penyelenggara Pemilu Soal Lebaran Di TPS – Pengakuan Calon Presiden Prabowo Subianto yg ajak pendukungnya buat berlebaran di TPS pada 17 April 2019 buat kurangi kekuatan kecurangan memetik usul. Pasalnya pasangan Sandiaga Uno itu dianggap mendelegitimasi Komisi Penentuan Umum (KPU) .

” Pengakuan pak Prabowo bab ajakan lebaran di TPS supaya hindari kecurangan, langsung ataukah tidak, adalah bentuk usaha mendelegitimasi penyelenggara Pemilu, ” kata Juru Bicara Team Kampanye Nasional Jokowi Amin, Wanda Hamidah, Sabtu (30/3) .

Ia mengutarakan, diksi-diksi yg dilepaskan Prabowo tanpa ada diakui adalah perkataan yg menuju pada usaha pelemahan keyakinan penduduk pada penyelenggara Pemilu.

” Diksi seperti itu, saya sangka kurang pas sebab miliki potensi mengakibatkan kerusakan keyakinan publik pada penyelenggara Pemilu, ” tutur calon legislatif DPR RI Partai NasDem Jakarta Timur ini.

Terkecuali itu, Wanda memandang diksi yg dilepaskan dalam kampanye terbuka di Karawang itu tidak juga etis dijalankan oleh seseorang negarawan.

” Banyak kata itu tak menjunjung usaha keras banyak penyelenggara pemilu KPU yg udah kerja siang malam buat menyelenggarakan pesta demokrasi sangat sulit pada dunia, ” tutupnya.

Awal mulanya, capres nomer urut 02, Prabowo Subianto menyelenggarakan kampanye terbuka di Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/3) . Terhadap pendukungnya, Prabowo ajak mereka berlebaran tanggal 17 April 2019 di Tempat Pengambilan Nada (TPS) jadi mengantisipasi kecurangan kejadian pencoblosan.

” Tetap pengen dicurangi ataukah tidak? Bila tak, 17 April menjaga TPS. Bawa pula lontong, bawa pula ketupat, bawa pula sarung, bawa pula tikar, kita lebaran di TPS. Yg miliki makanan share dengan yg tak miliki. Hari itu rakyat mesti menang, ” kata Prabowo di Lapangan Galuh Mas, Karawang, Jawa Barat, melalui tayangan wartawan di terima.

Prabowo mengatakan, rakyat sekarang ini udah jengah dengan tipu daya yg dijalankan banyak elite. Menurut sang eks danjen kopassus ini, mereka udah cerdas serta akan berhimpun untuk menjunjung kejujuran terutamanya di pesta demokrasi.

” Penduduk udah sadar, penduduk tidak dapat dibohongi elit kembali, beberapa ribu penduduk dapat bergabung di sini, begitu juga di beberapa tempat beda, ” tegas ia.